terlihat ujung perahu kecil yang menyusuri samudra...
lihatlah, ketika didepan mata menatap laut terhempas luas dengan penuh kekayaan dan keindahan...
namun, asinnya air laut bercampur dengan keringat para nelayan ya
ng kerja keras untuk menyambung hidupnya...
sungguh ironis kita yang menghambur-hamburkan uang...
dimana hati nurani kita ketika kita menyia-nyiakan sepotong ikan kecil, yang dengan susah payah nelayan cari di tengah luasnya laut dan kerasnya hempasan ombak...
siang malam... tak kenal waktu mereka bekerja menyusuri laut dengan perahu kecil yang tak tahu kapan akan terberai ketika terhantam batu karang..
mereka sedikitpun tak memikirkan nyawa mereka, yang mereka pikirkan hanyalah nasib keluarga...
jgan lagi qta tak menghargai suatu hal yang kecil,, krn hal kecil itu bisa mnjadi hal yang besar bagi orang lain...
pelajaran beharga untukq kini oleh bapak nelayan...
kesabaran dan kegigihanmu modal utama tuk meraungi kehidupan.
terima kasih pak nelayan...
14-10-12_Kolam Labuh Panceng_
sungguh ironis kita yang menghambur-hamburkan uang...
dimana hati nurani kita ketika kita menyia-nyiakan sepotong ikan kecil, yang dengan susah payah nelayan cari di tengah luasnya laut dan kerasnya hempasan ombak...
siang malam... tak kenal waktu mereka bekerja menyusuri laut dengan perahu kecil yang tak tahu kapan akan terberai ketika terhantam batu karang..
mereka sedikitpun tak memikirkan nyawa mereka, yang mereka pikirkan hanyalah nasib keluarga...
jgan lagi qta tak menghargai suatu hal yang kecil,, krn hal kecil itu bisa mnjadi hal yang besar bagi orang lain...
pelajaran beharga untukq kini oleh bapak nelayan...
kesabaran dan kegigihanmu modal utama tuk meraungi kehidupan.
terima kasih pak nelayan...
14-10-12_Kolam Labuh Panceng_

Tidak ada komentar:
Posting Komentar